Belajar dari Kisah Cinta dan Senja

Semua kisah dapat diambil pelajarannya baik itu sedih atau menggembirakan. Begitu pun dengan kisah Cinta dan Senja. Mereka memberikan warna baru dalam dunia cinta para remaja.

Cinta dan Senja bisa jadi kisah yang diambil pelajarannya. Ketika cinta tak sesuai prasangka, jangan sampai kita terlena atau menyerah dibuatnya. Bukankah manusia hanya perlu berjuang untuk mendapatkan apa yang dicintainya?

Begitu pun Irgian Senja Dipetra yang lama mendekati Cinta karena keluguannya. Cinta yang sejak dulu berharap pada tetangganya itu ternyata mampu membalik kenyataan. Dulu, mungkin Cinta merasa bertepuk sebelah tangan. Namun, takdir mampu berubah.

Belajar dari Cinta dan Senja, bahwa manusia memang ditakdirkan dengan jodohnya masing-masing. Namun, jodoh itu adalah manusia yang memilih. Jika jalannya dimudahkan hingga akhirnya sampai di pelaminan, maka itulah sasarannya. Jika tidak, jangan paksakan namun percaya dan berbuat yang terbaik seperti Cinta.

Cinta memang cenderung menyerah dan sudah kesal dengan penderitaannya selama ini. Apalagi kalau bukan perbandingannya dengan kakaknya Bilqist, seolah dunia mau runtuh. Dari sini, kita mengenal bahwa perbandingan apalagi antar adik dan kakak akan selalu ada. Namun, siapa yang bisa menahan dan melawannya dengan baik, ialah yang akan menang.

Senja juga mengajarkan kita untuk gigih dan senantiasa tak menyerah. Lewat prestasinya, ia mampu memberanikan diri menyatakan hal penting. Meskipun telah gagal dua kali, Senja tak menyerah. Ia terus mencari cara agar Cinta dapat menjadi pelabuhan terakhir. Sanggupkah Senja?