Di balik Fanatisme KPopers

KPop sudah jadi wabah yang mendunia. Entah itu jadi baik atau buruk semua bergantung pada dirinya masing-masing. Namun, ada hal-hal yang cenderung menjadi stigma pada fans KPop bahwa mereka cenderung fanatik kepada idolanya.

Fanatisme ini dilihat dari seberapa besar ia mengikuti setiap kegiatan idola, membeli barang-barangnya, hingga mengunggah segala hal tentang sang idola di media sosial. Mungkin bagi orang lain hal ini cukup gerah. Tapi tidak bagi para KPopers.

Perasaan menyukai sang idola ini bisa jadi sampai merasuk ke hati. Sulit dilupakan dan indah untuk dikenang. Ternyata, banyak hal yang membuat pelayanan fans yang luar biasa kepada idola sehingga mereka merasa dekat dengan artisnya masing-masing.

Lalu, apa sih alasan lainnya yang melatarbelakangi bahwa fans Kpop itu cenderung fanatik?

Pelayanan Fans

Fans yang benar-benar mengidolakan sang artis boyband, girlband, atau aktor film atau drama biasanya membuat konten luar biasa yang membuat mereka merasa dekat dengan sang artis. Mereka pun menyemali personality idola sehingga pembuatan kontennya tidakmain-main. Semua terkonsep dengan matang untuk menyenangkan fans. Menurut salah satu KPopers, Rini Anggraeni (24), kalau di Korea, fans adalah nomor satu. Makanya, fans bisa se-loyal itu dengan idolanya.

Sang Idola Responsif

Tak perlu susah mencari konten, sang idola sangat responsif kepada para fans. Mereka sering menyempatkan Live Instagram untuk sesi Tanya jawab dengan para pengikut. Bahkan, mereka kerap mengadakan fanmeet alias pertemuan dengan fans untuk mempererat. “Intinya mereka juga sama loyal ke kita dan fans juga bukan yang ecek-ecek,” kata Rini.

Strategi Marketing Agensi

Agensi di Korea cukup baik dalam mengelola pasar. Pasalnya, idol di Korea menyumbang perekonomian pada negara. Oleh sebab itu, boyband korea cukup bertahan. Misalnya, setiap konser pasti banyak turis yang datang karena ingin ke Korea karena KPop nya. “Mereka kalau debut Idol enggak sembarangan, trainingnya bertahun-tahun,” ujar Rini.

Kedekatan Satu Fandom

Sesama fans mereka saling mendukung dan dekat satu sama lain meski hanya dari media sosial saja. Bahkan, fandom bisa kompak hingga skala internasional. Pasalnya, komunikasi antar fans bukan hanya satu negara saja, bisa internasional lho saking setianya. Akhirnya, fandom ini pula yang menelurkan banyak konten seperti mengedit video, foto, hingga pembuatan fan art untuk menyenangkan sesame fandom dan idola.

photo credit by Hipwee