Blog

mental-health-2019924_640

Tahu enggak sih Sobat Pastel, kalau dampak dari bullying itu besar banget? Kita dengam mudahnya ejek-ejek orang, ikutan ngebully, atau cuma “sekadar bercanda” padahal efeknya jauh dari itu. Bullying itu enggak keren dan bikin temen kita sakit. Bisa sakit mental kalau terus-terusan. Penyakit mental itu enggak bercanda lho.

Ada kisah nyata di Australia, seorang anak usia 9 tahun dengan dwarfisme dibully habis-habisan di internet. Ya, bullying bukan hanya di dunia nyata. Entah kamu mengucapkan perkataan yang tidak baik di kolom komentar facebook atau instagram bisa bikin orang menderita.

Bocah asal Australia bernama Quaden Bayles ini dituding berusia 18 tahun, padahal ia masih 9 tahun. Tudingan yang tidak benar ini diawali oleh foto Quaden yang tengah berfoto di sebuah perayaan ulang tahun ke-18 sambil menikmati anggur.

Warganet mengira Quaden berbohong akan usianya lantaran foto di pesta ulang tahun ke-18. Padahal, dia tengah mengunjungi pesta ulang tahun temannya.

Sejak saat itu, Quaden tidak tahan akibat perundungan di media sosial juga dunia nyata. Ia ingin bunuh diri yang dibuktikan dengan video ungkapan ingin bunuh diri di Facebook. Video itu diunggah oleh ibunya, Yarraka Bayles.

Bahkan, katanya Quaden sudah ingin bunuh diri sejak usia 6. Ibunya sengaja mengunggah video tersebut supaya warganet mengetahui dampak dari bullying yang sangat parah. Quaden sudah mengalami penyakit mental yang serius karena seperti ini.

“Ini adalah efek dari bullying, inilah akibatnya. Dan saya ingin orang-orang tahu betapa hal itu melukai kami sebagai sebuah keluarga, saya ingin mereka mendidik anak-anak mereka,” kata Yarraka, mengutip News.co.au.

Hayo, kamu masih suka bully temen di sekolah, enggak? Please banget deh Sobat Pastel buat berhenti merundung teman sendiri karena kamu juga enggak mau kan dibully sama temen sekelas. Percayalah, kalau kamu sudah ngebully temen karena fisik atau hal yang tidak seharusnya jadi bahan bully, korban bully akan mendapatkan dampak penyakit mental yang tidak biasa.

Kamu enggak mau disalahkan, kan? Yuk berteman seperti geng-nya Uttam di Novel Utara karya Bayu Permana. Cerita bullying dan keadilan yang relateable sama kamu di sekolah semua ada di sini.

BACA JUGA : Bullying Itu Enggak Keren Sama Sekali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *