Inikah Tantangan Masuk ke Sekolah Baru?

tantangan

Manusiawi ketika kita memiliki ketakutan untuk menghadapi sesuatu yang belum pernah dijamah. Seperti halnya sekolah baru yang belum kita kenali seluk beluknya. Berbagai prasangka seperti takut tidak diterima oleh lingkungan, tidak mampu mengikuti ritme sekolah baru, atau tidak nyambung dengan hal-hal lainnya akan membuat kita merasa enggak betah.

Kemungkinan-kemungkinan tersebut memang bisa saja terjadi. Namun, hal itu tidak akan terjaid ketika kita mampu beradaptasi dan menerima apa yang ada di depan. Tantangan akan selalu ada baik soal lingkungan pertemanan, akademik, atau faktor internal.

Sulit Beradaptasi

Bagi mereka yang baru masuk ke sekolah baru sebagai siswa yang baru saja masuk ke jenjang awal, mungkin tidak terlalu sulit sebab semua temannya sama-sama di posisi yang setara. Kamu bersama membangun sebuah angkatan, menghadapi kakak kelas, ujian dan tugas, serta membentuk lingkaran pertemanan.

Berbeda jika kamu masuk sebagai siswa baru pindahan sekolah. Ada saja kalanya kamu sulit memasuki lingkaran pertemanan lantaran mereka sudah membentuk kumparannya sendiri. Tapi, ketika kamu mampu menembus batas-batas itu, kamu bisa menemukan kenyamanan tersendiri.

Aturan yang Berbeda

Kalau sebelumnya kamu menempuh studi SMP di sekolah negeri, kemudian SMA di sekolah terpadu, bahkan asrama, pasti terdapat ketimpangan aturan yang mesti kamu sesuaikan kembali. Bisa jadi soal aturan waktu, sosial, serta teman dari latar belakang yang berbeda. Di sekolah negeri, lingkungan terasa heterogen. Kalau kamu sekolah di asrama, semua dituntut sama mulai dari waktu makan, tidur, jam main, dan lain-lain.

Pelajaran Semakin Sulit

Semakin naik jenjang pendidikan, tentu kesulitannya akan meningkat. Mulai dari cara belajar, diskusi, dan pemahaman terhadap suatu materi. Semua dapat dilakukan oleh peserta didik kala ia tekun berproses dan menikmati kesulitannya. Lambat laun, proses itu akan menuai hasil.

Guru

Pengajar atau guru juga menjadi faktor penting akan betah dan tidaknya seseorang pada sebuah lingkungan belajar. Kita tidak bisa memilih guru mana yang mampu mengajarkan pelajaran-pelajaran tersebut lantaran semua sudah disuguhkan saat kita masuk ke sekolah. Tinggal mampukah kamu untuk beradaptasi dengan guru supaya bisa menjalankan proses pendidikan dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *