Tips Mengelola Keuangan Setelah Pernikahan

Sebagai pengantin baru rasanya pengen banget beli ini dan itu apalagi soal mengisi rumah kosong. Uang yang didapatkan dari pemberian para tamu makin bingung mau dipakai untuk apa. Apakah untuk beli perabotan atau ditabung aja?

Sebelum kamu mau menghamburkan uang itu untuk foya-foya, lebih baik kita lihat dulu tips mengelola keuangan ala perencana keuangan Prita Ghozie. Daripada menyesal, lebih baik kita lakukan tips ini supaya enggak keteteran dan tetap bijaksana mengelola uang.

Alokasikan Beberapa Hal

Prita memberikan tips jika mendapatkan uang seperti gajian bulanan mesti dialokasikan untuk beberapa hal. Ada istilah Playing, Saving, Living. Biaya Living 50 persen, Saving 30 persen, dan Playing 20 persen. Itu hal mudahnya sih.

Utamakan Cicilan dan Utang

Kalau kamu punya cicilan dan utang, selesaikan ia lebih dulu. Supaya kamu terbebas dari hal-hal wajib dan bisa santai mengelola keuangan selanjutnya

Punya Dana Sosial

Setelah memiliki sejumlah uang, jangan lupa untuk menyisihkannya sebanyak 2,5 sampai 5 persen untuk sosial. Uang itu untuk zakat, infaq, atau sedekah wajib khususnya bagi muslim. Pun bagi yang lain, dana sosial ini untuk membantu orang-orang yang kesulitan.

Tabungan dan Investasi

Penting sekali untuk kita memiliki tabungan dan investasi. Apalagi soal dana pendidikan buat anak di masa depan. Pun untuk kita yang ingin bebas finansial saat tua yakni punya dana pensiun.

Dana Darurat

Alokasikan dana darurat sebanyak 10 persen. Karena hal itu wajib buat kita supaya tidak terbelit dana ketika membutuhkan sesuatu yang insidental. Jumlah dana darurat harus 3 kali lipat dari pengeluaran biasanya kita lho. Yuk kumpulkan!

Gaya Hidup

Tenang, 15 persen dana boleh untuk gaya hidup kok. Misalnya untuk arisan, makan cantik, beli tas lucu, atau membeli kopi susu hits. Balancing life itu perlu kok. Tenang aja!

BACA JUGA : SUPAYA AWET SAMPAI PELAMINAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *