Uniknya Pacaran Zaman Dulu

Bagi orang yang usianya lebih dari 30 tahun, mengingat pacaran dahulu adalah sangat dirindukan. Mengapa demikian?

Untuk menjalin komunikasi bukanlah suatu yang mudah. Contohnya saat mau komunikasi jarak jauh. Belum berkembangnya teknologi komunikasi membuat mereka mengandalkan telepon rumah untuk menghubungi pasangan.

Kendalanya, adalah mahal biaya telepon. Satu menit kita harus mengeluarkan uang sampai Rp 5000. Bagi mereka, 1 menit itu sangat berharga. Sehingga pembicaraan semakin efektif dan tidak bertele-tele.

Para pasangan usia 30-an itu, pertemuan dengan pasangan menjadi hal berharga. Sebab ketika berhubungan tidak seperti sekarang. Walau kita suka jalan-jalan berdua, pasangan kerap teralihkan dengan ponsel.

Namun, bagi mereka yang berpacaran ala zaman dulu, komunikasi akan semakin interaktif, tingkatan emosional akan menguat. Hal ini menjadi kelebihan dari pacaran zaman dulu sebelum smartphone datang.

Pacaran zaman dulu juga suka telpon di wartel. Mereka kerap melihat waktu supaya tidak menelpon terlalu lama. Kadang, orang yang mau telpon mengantre hingga di balik bilik.

Datangnya era internet, Mirc, friendster, yahoo messenger menjadi alat yang mempermudah hubungan jarak jauh. Mereka kerap berhubungan dengan video call atau chat.

Datangnya sms juga mempermudah pacaran. Dulu, sms yang dibatasi supaya pesan tidak dibayar mahal. Atau membeli paket sms supaya bisa murah berkirim pesan.

Telepon dihitung per detik juga pernah dialami. Supaya gratis, ia langsung menutup telpon tiap detik supaya tidak dihitung pulsa. Unik tapi capek ya?

BACA JUGA : MENJAGA HATI JELANG PERNIKAHAN